Wednesday, July 4, 2018

Perjuangan Mencapai Cita-cita



Perjuangan Mencapai Cita-cita

            Goal!!! Revi mencetak goal lewat umpan terobosan yang sangat cerdik dari rekannya yang dituntaskan dengan sempurna oleh revi. Dia adalah seorang anak yang bertubuh kecil tetapidia mempunyai cita cita yang sangat luar biasa yaitu sebagai pemain Sepak Bola Profesional.
            Namun cita-cita itu seolah olah sulit untuk ia capai, karena kedua orang tuanya tidak mampu membiayainya untuk bersekolah di sekolah bola. Tetapi dengan bakat yang ia miliki, revi lebih termotivasi dan pantang menyerah untuk mencapai tujuan-nya itu.
            Cita-citanya itu perlu perjuangan yang panjang karena ia baru berusia sepuluh tahun. Dan pada suatu hari disekolahnya ada kegiatan perlombaan olahraga antar sekolah yang salah satu cabang olahraganya yaitu sepak bolah. Kegiatan itu tidak disiasiakan oleh nya dan juga revi mendapat dukungan dari teman  baiknya yang bernama juan, dia kurang ahli dalam bermain sepak bola, tapi ia pintar dalam soal akademik. Dengan bakat yang berbedah revi dan juantak jarang keduanya saling berbagi ilmu.
            Selain itu juga, kegiatan itu bisah mengasah bakat revi dan bisah membawah nama baik sekolahnya. Jika terus menang revi dan teman-temannya akan mengahdapi empat pertandingan. Setelah semuah latihan telah dilakukan oleh revi dan tim-nya, mereka bersiap untuk menghadapi pertandiangan pertama esok hari.
            Keesokan harinya dan pertandingan telah dimulai, babak pertama kedua tim bermain berimbang  dan keduanya saling menyerang tetapi tidak mendapat hasil yang maksimal karena kedua tim sangat tangguh. Dan akhirnya babak pertamapun telah berakhir dengan skor kosong-kosong. dan ketika babak kedua dimulai, pertempuran kedua tim masih sangat sengit dan pada pada saat penghujung laga lewat pergerakan revi yang lincah membuat lawan terpaksa menjatuhkan revi didalam kotak pinalti, dan akan di eksekusi langsung oleh rekan satu tim-nya yaitu april, dia adalah salah satu penyerang yang menurut revi sangat hebat dalam bermain bola. Dan akhirnya di eksekusi dengan baik  oleh april sendiri.
            Dan akhirnya pertandingan telah selesai, revi dan teman-temanya berhak untuk melaju ke pertandingan selanjutnya. Meski  pada pertandingan pertama revi tidak mencetak goal, tetapi kemenangan itu berwal dari pergerakan revi yang sangat memukau.
            Di hari selanjutnya, pada pertemuan kedua lagi-lagi babak pertama kedua tim masih terasah sengit, karena keduanya sangat berhati-hati dalam bermain. Pada menit ke tiga puluh pemain belakang rekan revi melakukan kesalahan yang sangat fatal, keslahan itu dimanfaatkan lawan dengan baik, dan akhirnya revi dan teman-temanya kemasukan terlebih dahulu. Karena goal itu lawan terus menerus menyerang dan menguasai pertandingan, keasyikan menyerang tim lawan lengah, lewat pergerakan revi, ia menyerang balik dan hampir seluruh pemain lawan sudah berada di lini pertahanan tim revi, dan ketika telah berada di depan penjaga gawang, dan tidak adad pilihan lain lagi baginya kecuali maju dan menghalau serangan dari revi, saat penjaga gawang bergerak maju dari sisi kiri revi bergerak ia langsung mengumpan bola keseberang yang ternyata ada rekanya disana, dan ia langsung mengumpan kesana dan goalllll!!!! Umpan yang sangat baik oleh revi dan di sundul dengan baik oleh rekanya. Dan skor berubah menjadi satu sama.
             Tak lama kemudian, pada saat menjelang empat puluh lima menit babak pertama selesai, tak disangka tim rrevi kembali mencetak goal, namun bukan revi atau rekannya yang mencetak goal, melainkan hasil dari goal bunuh diri tim lawan. Babak pertamapun telah selesai.
            Babak kedua telah dimulai, kali ini babak kedua berlangsung dengan dengan cukup menoton, tidak seperti yang terjadi dengan babak pertama, babak kedua ini tidak ada peluang yang berarti sampai kepenghujung laga sehingga berakhir berakhir dengan kemenangan tim revi dan teman- temanyan dengan slor 2-1 dari tim lawan. Pada pertandingan ini kembali revi belum bisa mencetak goal meski permainannya sudah sangat baik.
            Sebelum tim revi dan teman-teman menghadapi pertandingan ketiga yaitu semi final, mereka diberi waktu istirahat dua hari. Istirahat itu di manfaatkan revi untuk berlatih tendangan bebas.
            Dua hari telah berlalu revi dan teman-teman kembali akan menghadapi pertandingan, babak pertama telah dimulai, hampir terjadi goal lewat tendangan jarak jauh hadi rekan revi. Pertandingan berlalu dengan sangat cepat dan pada menit ke 22 tim revi mendapat hadia tendangan bebas yang akan di eksekusi oleh revi, ia langsung menendang bolanya kearah gawang dan apa yang terjadi bolanya mengenai tiang kiri bagian dalam gawang dan goalll!!!!, serelah goal itu tidak ada peluang lagi yang mengancam antara kedua tim, hanya ada satu peluang lewat sundulan dari revi yang berada tipis diatas mistar gawang, dan babak pertamapun telah selesai.
            Sebelum babak kedua dimulai pertandingan dihentikan sementara karena terjadi hujan, setelah beberapa menit hujan berhenti pertandinganpun kembali dilanjutkan. Permaina sangat sengit karena tim lawan perlu mencetak goal untuk menyamakan kedudukan sedangkan tim revi perlu mempertahankan keunggulan mereka. Ketika revi sudah berada di depan gawang dan tinggal menendang bola kesempatan untuk menggandakan keunggulanpun menghilang karena revi dilanggar dengan sangat keras dan ia pun harus diganti oleh pemain lain. Tentu mereka mendapat hadia pinalti, yang dieksekusi kembali dengan baik oleh april, skor pun berubah menjadi 2-0 dengan keunggulan tim revi.
            Babak kedua telah selesai dengan kemenangan mereka lagi, namun harus dibayar mahal karena revi tidak bisa bermain pada babak pertama pada pertemuan final nanti, karena kondisi revi belum pulih seutuhnya.
            Pertandingan final ini tidak terjadi halangan jadi cepat terlaksana. Pertandingan ini berawal tanpa revi, beberapa menit babak pertama telah dimulai namun kedua tim masih bermain dengan hati-hati dan tidak ingin ceroboh. Lini pertahanan kedua tim sangat sulit ditembus seolah olah tidak ada yang mau mengalah satu sam lain, hingga babak pertamapun berakhir dengan skor kacamata 0-0.
            Babak kedua sudah dimulai revi berharap akan dimainkan, sama seperti babak pertama, kedu a tim masih bermain dengan sangat hati-hati, goal hampir terjadi dipertengahan babak kedua, berasal dari sundulan hadi yang berada tipis diatas mistar gawang. Babak kedua ini berlalu dengan sangat cepat, pada menit ke 80-an revi pun dimasukkan. Kesempatan ini harus dimanfaatkan dengan baik olehnya. Ketika waktu hampir habis revi menjadi pahlawan bagi timnya ia mencetak goal lewat tendangan terukurnya yang mengarah ke tiang jauh dan bola masuk kedalam gawang pada menit ke 89.
            Kekalahan itu tidak bisa dikejar oleh tim lawan hingga penghujung laga, dan akhirnya babak kedua telah selesai, revi dan teman-teman akhirnya menjadi juara dalam perlombaan ini sekaligus revi menjadi pemain terbaik dalam lomba ini.
SELESAI....     

Semoga pembaca terhibur, dan maaf jika ada kesalahan kata dan lainya, terima kasih..
Kontak person :
WA     : 0852-6985-4520

No comments:

Post a Comment